SIAPKAH KAMU MENINGGAL?
Detik ini kita masih hidup. Apakah detik, menit, jam, atau hari selanjutnya kita masih hidup? Tidak ada yang tahu kapan manusia meninggal, kecuali Allah. Hanya dialah yang Maha Mengetahui segala sesuatu. PengetahuanNya meliputi langit dan bumi dan seluruh alam.
Manusia berlomba-lomba mencari harta, menaikkan jabatan, memperbanyak piala atau medali. Hari-harinya dihabiskan hanya untuk memikirkan dunia dan dunia. Khawatir kalau-kalau hartanya habis, padahal angka di saldo tabungannya mencapai enam atau sembilan digit, bahkan lebih. Sibuk mempercantik wajah yang tentu akan keriput jika sudah waktunya. Mengeluarkan uang ratusan hingga jutaan untuk sekadar skincare, tetapi lupa pada tetangga dan orang lain yang jauh lebih membutuhkan. Ketika ada orang yang meminta, dia tidak memberinya karena takut hartanya habis. Padahal harta yang dibelanjakan di jalan Allah tidak akan berkurang, justru Allah akan melipatgandakannya.
Berangkat pagi pulang sore, bahkan pulang malam. Iman tak terurus, sholat berantakan, hati hampa. Dunia ini tidak lebih dari sayap nyamuk. Lantas, mengapa kamu melupakan sholat yang menjadi kewajibanmu sebagai hamba-Nya? Kamu mencari uang, mencari harta, jabatan hingga lelah, tetapi kamu lupa mencari sesuatu yang dapat menolongmu di kehidupan selanjutnya.
Ketahuilah. Harta, jabatan, atau piala yang kamu cari² itu tidak dapat menolongmu di akhirat jika tidak dilandasi niat dan cara yang benar. Setelah kamu meninggal, tidak akan ada yang menemanimu di liang lahat yang sempit itu, yang tidak seluas kamar mewahmu, tidak senyaman kasur mahalmu, dan gelap, tidak seperti rumah mewahmu yang gemerlap. Di alam kubur nanti, kamu akan sendirian. Tidak ada yang akan menemanimu, kecuali amal. Entah itu amal baik atau amal buruk.
Kawan, pernahkah kamu memikirkan bagaimana keadaanmu saat meninggal? Pernahkah kamu merasa takut tidak bisa menjawab atas pertanyaan yang diajukan Malaikat Munkar dan Malaikat Nakir? Pernahkah kita memikirkan bahwa kehidupan sesungguhnya hanyalah permainan yang melenakan?
Setelah kamu meninggal, siapa yang akan terus mengingatmu? Adakah orang itu? Adakah orang yang selalu mengirimkan doa untukmu yang telah mendahuluinya ke alam kubur? Adakah orangnya? Pernahkah kamu memerhatikan bahwa manusia dengan mudahnya melupakan seseorang yang telah meninggal tanpa memikirkan mungkin saja orang yang meninggal itu membutuhkan doa dari orang yang masih hidup?
Kawan, perbanyaklah ibadah dan amal saleh. Supaya kelak dapat menolongmu di kehidupan selanjutnya, insya Allah. Beribadah lah sebelum habis masamu di dunia. Tanam amal saleh sebanyak mungkin agar kamu bisa menikmatinya kelak. Ayo perbaiki diri agar menjadi hamba yang benar-benar bertakwa kepada-Nya.
Komentar
Posting Komentar